Gebyar Scooter Lancang Kuning Dumai 2017 : Tak Vespa Hilang Di Bumi

Dunia otomotif memang selalu punya daya tarik bagi kaum pria, dengan berbagai macam jenis otomotif mulai dari kendaraan roda 4 sampai roda 2. Mulai dari jenis motor bebek yang di modifikasi sampai mobil yang di ubah sesuai selera pengendaranya yang jauh berubah dari bawaan pabriknya, begitu juga dengan kendaraan roda dua Vespa yang sudah sangat terkenal di berbagai belahan negara dari pabrikan Piaggio.

Bila berbicara tentang kendaraan roda dua dengan ciri khas mesin kanan ini memang tidak ada habisnya. Vespa memiliki penggemar yang sangat banyak dibelahan bumi manapun. Sedikit tentang sejarah vespa dimulai lebih dari seabad silam tepatnya 1884. Perusahaan Piaggio yang didirikan di Genoa Itali pada tahun 1884 oleh Rinaldo Piaggio. Bisnis Rinaldo Piaggio dimulai peralatan kapal. Tapi pada akhir abad 18, Piaggio memproduksi rel kereta, gerbong kereta, body truck, mesin dan kereta api. Pada perang dunia I, perusahaanya memproduksi pesawat terbang dan kapal laut. Lalu pada tahun 1917 Piaggio membeli pabrik baru di Pisa dan 4 tahun kemudian Rinaldo mengambil alih sebuah pabrik kecil di Pontedera di daerah Tuscany Italia. Pabrik di pontedera inilah yang mana menjadi pusat produksi pesawat terbang beserta komponen-komponenya seperti baling-baling, mesin dan pesawat selama perang Dunia II, pabrik di Pontedera ini pernah membuat P108 untuk mesin pesawat dua penumpang dan versi pembom.

Rinaldo Piaggio dan Enrico Piaggio

Pada akhir perang dunia ke II, Pabrik Piaggio dibom oleh pesawat sekutu. Lalu setelah perang usai, putra Rinaldo Piaggio yaitu Enrico Piaggio mengambil alih pabrik Piaggio dari ayahnya. Pada saat itu perekonomian itali sedang memburuk karena perang Dunia ke II yang sedang terjadi, lalu Enrico memutuskan untuk mendisain sebuah alat transportasi yang murah. Enrico memutuskan untuk focuskan perhatian perusahaanya itu pada masalah personal mobility yang di butuhkan masyarakat Itali. Kemudian bergabunglah Corradino D’Ascanio, seorang Insinyur bidang penerbangan yang berbakat yang merancang, mengkonsep dan menerbangkan helicopter modern pertamanya Piaggio.

Corbis-DL004081
Enrico Piaggio

Kemudian  D’Ascanio membuat rancangan yang simple, ekonomis, nyaman dan juga elegan. Ia memimpikan sebuah revolusi kendaraan baru. Dengan mengambil gambaran dari teknologi pesawat terbang, ia membayangkan sebuah kendaraan yang dibangun dengan “ Monocoque” atau Unibody Steel Chassis. Garpu dengan seperti ban mendarat sebuah pesawat yang mana mudah untuk pergantian ban. Hasilya sebuah design yang terinspirasi dari pesawat yang sampai saat ini berbeda dengan kendaraan lain.

Pada taun 1945. Konstruksi alternative tersebut ditemukan. Awalnya memang sebuah konsep sepeda motor berkerangka besi dengan lekuk membulat bagai terowongan. Mengejutkan ternyata bagian starternya dirancang dengan menggunakan komponen BOM dan rodanya diambil dari roda pesawat temput. Guna mengoptimalkan bentuk dan keamanan penggunanya, pebrikan yang kala itu masih terbilang sebagai usaha “kaki lima” merancang papan penutup kaki pada bagian depan . proyek ini langsung dipimpin oleh D’Ascanio. Karena itu hak patenpun segera dapat mereka kantongi.

Hasilnya munculah pertama kali produk motor berseri MP5. Kendaraan ini berteknologi sederhana tapi punya bentuk yang amat benenarik, bagai binatang penyengat (lebah/tawon) karena bentuk kerangkanya. Karena bentuk penutup pengaman yang bagai papan selancar maka Kemudian D’Ascanio mengkonsep ulang bentuk desain kendaraannya dan prototipenya yang diberi nama MP6. Saat Enrico Piaggio meihat prototype MP6 itu , ia secara tidak sengaja berseru “ Sambra Una Vespa” (Terlihat Seperti Tawon). Akhirnya dari seruan tak sengaja itu diputuskanlah bahwa kendaraan ini dinamakan “VESPA”. Pada april 1946, prototype MP6 ini mulai di produksi masal di pabrik Piaggio-Pontedera, Itali. Lalu pada akhir 1949 telah diproduksi 1 juta unit dan pada pertengahan taun 1950. Selama tahun 1960 an sampai 1970 an Vespa menjadi symbol dari revolusi gagasan pada waktu itu.

1943 vespa
Seri MP5

Cerita punya cerita, Vespa ini mengalami banyak perubahan bentuk Body dari waktu ke waktu. Namun peminatnya juga semakin banyak di seluruh dunia, lalu mulai bermunculan Komunitas pada pengendara vesapa dari berbagai negara dengan kegiatan yang biasa dilakukan seperti kumpul bersama, sharing seputar perawatan dan modifikasi vespa dan Touring  bersama dari satu kota ke kota lain megunjungi komunitas vespa lainya.

Setelah hampir 2 bulan lalu pada 22 Juli 2017 telah diadakan acara berkumpulnya Komunitas vespa dan para pecinta vespa di Sumatera Barat tepatnya di gelanggang pacuan kuda Kota Payakumbuh dengan nama acara “Taragak Basuo Scooterist Se-Sumbar (TBSS) ke XXII”, sekarang giliran Bumi Melayu di Kota Dumai-Riau menyelenggarakan dengan nama acara “ Gebyar Scooter Lancang Kuning : Tak Vespa Hilang Di Bumi “

P_20171029_093006

Acara ini di selenggarakan pada tanggal 28-29 Oktober 2017 berlokasi di Bumi Perkemahan Kirana Muda, Ini juga bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda yang setiap tahunya jatuh pada tangga 28 Oktober. Beberapa komunitas Vespa mulai berdatangan dari berbagai penjuru sumatera, seperti dari kabupaten siak, Duri di kecamatan Mandau, Kota pekanbaru, sumatera utara dan sumatera barat. Bahkan tercatat di buku tamu acara terdapat juga tamu pengendara vespa dari Pasuruan (Jawa Timur). Sungguh luar biasa semangat para pengendara vespa yang datang jauh-jauh untuk mengikuti acara ini.

P_20171029_092707P_20171029_092657P_20171029_092648

Acara ini juga tidak hanya sebagai kumpul-kumpul saja, namun ada berbagai kompetisi di dalamnya seperti Kontes Vespa Modifikasi Exstream dan Vespa Kinclong. Yang sangat menarik saat itu ada kompetisi bernama “ Dorong Mogok”. Ini kompetisi dimana pengendara mendorong Vespa dari garis Start sampai ke Finish kemudian Balik lagi ke posisi Start secepat mungkin, yang lebih dahlu sampai di garis start lagi adalah pemenangnya. Banyangan vespa yang biasanya kita naiki dengan menyalakan mesin dan melintas di atas aspal harus kita dorong secepat mungkin dengan masin yang tidak menyala di permukaan tanah dengan kontur tanah yang sedikit menanajak yang berjarak sekitar hampir 50 meter. Terlihat nafas yang tersengal-sengal para pendorong yang kembali ke garis start karena mendorong Vespanya. Dari sini terlihat begitu cintanya mereka pada Vespanya. Tentunya ini menjadi hiburan tersendiri bagi para pengendara vespa yang meyaksikan.

Di acara GSLK ini juga di isi oleh lapak yang menjual suku cadang dan aksesoris berbagai vespa untuk para scooteris. berbagai macam suku cadang dan pernak pernik lainya seperti stiker, gantungan kunci dan baju yang identik dengan Vespa. pokoknya serba Vespa semuanya.

P_20171029_093931P_20171029_093904

kemudian kita juga bisa lihat kontes Vespa Extreme yang sangat kreatif dari para scooteris.

P_20171029_100324
Kompetisi Kategori Extreme

Vespa satu ini skilar terlihat seperti motor Harley Davidson, namun pada kenyataanya ini adalah Vespa Modifikasi. bilamana yang biasanya mesin vespa terletak di sebelah kanan belakang yang terhubung langsung dengan roda belakang, berbeda dengan yang ini mesin terletak di tengah depan dan menggunakan rantai untuk menggerkan roda belakang seperti motor bebek pada umumnya.

P_20171029_094719

Ada juga vespa modifikasi yang menyerupai tank perang lengkap dengan bazokaya ala ala kendaraan militer di Eropa pada masa perang dunia ke II

P_20171029_101756

Vespa yang satu ini juga tidak kalah Extreme nya juga ikut dalam kompetisi, dengan mesin yang tetap di sebelah kanan namun terdapat dua unit mesin dan beberapa roda tambahan di belakangnya dengan bentuk body yang lebih panjang dari biasanya. Terdapat tempat duduk tambahan di samping kiri yang terasa seperti duduk dalam Bathtube. 

Screenshot_20171030-153904_1

Berbicara tentang vespa panjang, vespa satu ini mungkin yang paling panjang yang pernah saya lihat langsung di depan mata. Dengan tetap menggunakan mesin vespa satu unit. namun rangka yang lurus panjang membuat mesinya terlihat jauh sekali di belakang.

P_20171029_092808

Vespa yang satu ini juga tak kalah uniknya, dengan tetap menggunakan satu mesin tapi menggunakan tiga roda. Dua roda vespa standar di belakang dan satu roda motor bebek di depan. bagi saya ini terlihat seperti sepeda anak TK ( Taman Kanak-Kanan) di Film Crayon Shincan.

 

P_20171029_101552
Kategori Kinclong

Setelah melihat vespa dengan modifikasi extreme dengan bentuk body yang jauh keluar dari kodratnya vespa, sekarang kita beralih pada Vespa dengan bentuk yang sama ketika di buat dari pabriknya. Terlihat Warna-Warna kontras dari berbagai Vespa tersebut, tentunya dengan kondisi body yang bersih dan licin. TerlihatPara Scooteris memang luar biasa dalam merawat Vespanya.

Apa kalian pernah dengar sebuah Motto ” Satu Vespa Sejuta Saudara ”  ??

percayalah itu memang benar adanya, walau saya tidak begitu mengenal semua para pengendara Vespa yang datang baik dari dalam Kota Dumai sendiri maupun dari luar kota, tapi para Scooteris atau pengendara Vespa ini sangat ramah. Sepanjang perjalanan menuju ke lokasi tersebut tidak sedikit Vespa-Vespa yang lalu lalang di lajur yang saya lewati dan lajur yang berlawanan menyapa saya. Walau dari Kejauhan hanya terlihat warna vespanua saja namun mereka sudah melambaikan tanganya ke siapapun pengendara vespa.

Uniknya ada seorang bapak-bapak yang memang biasa memarkirkan vespa nya di pinggir jalan yaitu di jalan rute Dumai – baganbesar seberang tak jauh dari pintu gerbang Kantor PT. Chevron, saya memang selalu melihat sebuah vespa tipe PX ( kalau tak salah) berwarna hitam terparkir di pinggir jalan namun saya tidak pernah melihat sosok pemiliknya. alhamdulillah ketika hari minggu pagi saya kesana bersama beberapa scooteris lainya bapak itu terlihat duduk di atas vespa nya yang di pinggir jalan itu. kami pun langsung menyapa dengan sdikit menganggukan kepala dan klakson khas vespa.

Kemudian bapak itu pun selalu mendapat sapaan dari semua pengendara vespa yang lewat menuju ke lokasi GSLK waktu itu. ini bukti bahwa siapa pun orangnya baik ia bukan tergabung dalam komunitas vespa atau tidak para Scooteris selalu menghormati para pengendara Vespa. apa tah lagi bila ada vespa yang mogok di pinggir jalan para Scooteris tidak akan sungkan berhenti memberikan pertolongan.

Sekian untuk acara GSLK tahun ini, mudah mudahan tahun depan ada terselenggara lagi acara seperti ini di wilayah lain di indonesia khususnya di Sumatera.

Salam Mesin Kanan

“Sambra Una Vespa”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s